Kamis, 06 Agustus 2015

Mengapa harus The Eco



#timmateri Rapat Pembentukan The Eco Blash 
 

Assalamualaikum w.w
            Dari semenjak nama The Eco Blash Berdengung kepermukaan, mulai dari awal tahun 2011 sampai 2015 saat ini The Eco Blash seperti warga Negara yang tidak mempunyai status kewarganegaraan dalam system pemerintahan. The Eco Blash seperti manusia yang tidak jelas jenis kelaminnya, laki-laki atau perempuan. Bahkan The Eco Blash pun belum memilih kearah mana mereka harus mebawa perkumpulan ini . .
            Siapakah The Eco Blash. Kelompok Radikal Kah ?, Komunitas Sosial Kah ?, Organisasi Islam Kah ? atau The Eco Blash adalah Parpol yang di persiapkan untuk Pilkada Serentak 2015 di seluruh Indonesia. Hari inilah Nasib The Eco Blash dipertaruhkan dalam rapat pertama persiapan pembentukan The Eco Blash untuk menjadi perkumpulan yang lebih serius, dan akan lebih terorganisir dari pada Oganisasi Radikal ISIS.
            Banyak pertanyaan yang akan diajukan. Banyak masukan yang membangun pada hari ini. Dan banyak pula perubahan yang kedepannya akan dialami oleh perkumpulan ini..
            Kami selaku Tim Materi akan menghimpun beberapa pertanyaan yang bersangkutan dengan Materi Rapat pada hari ini. Dan dengan pertanyaan inilah kita akan membawa The Eco Blash menjadi perkumpulan yang sejelas2nya. Berikut kami Himpunkan untuk anda semua :
  1. Pantas kah Nama The Eco Blash sebagai suatu nama perkumpulan ?
  2. Apakah The Eco Blash suatu Komunitas, Kelompok, Organisasi, Parpol, pergerakan (pemuda, mahasiswa), dsb ?
  3. Di Bidang apakah The Eco Bergerak untuk mencapai tujuannya ? sosial, Kemanusiaan, Bisnis, Pendidikan, atau Gerakan Dak’wah amar ma’ruf nahi Munkar ? itu tergantung keputusan Mutlak rapat tgl. 6 agustus 2015.
  4. Sudahkah The Eco menjadi perkumulan yang mewakili setiap keingin dari setiap anggotanya ?
             The Eco Blash = the energic characteristic organization. Itulah arti sebenarna nama The Eco Blash yang tidak bayak orang mengetahuinya. Nama tersebut memiliki filosofi organisasi yang memiliki Energi yang kuat, serta karakter manusia yang sebaik-baiknya. Apabila kita lihat lebih dalam lagi, nama The Eco Blash memiliki arti sebagai organisasi yang menghasilkan orang-orang yang berkarakter dan memiliki karakteristik mumpuni. Khalifah fil Ard.
Pada hari inilah kita menentukan bentuk dari perkumpulan ini. banyak sekali contoh2 perkumpulan masyarakat di sekitar kita. Ada yang menamainya dengan nama Komunitas, Organisasi, Parpol, Kelompok, dan lain sebagainya. Sehingga kami merangkumkan apa saja pengertian dari semua yang disebutkan tersebut.
  • Kelompok : adalah merupakan sekumpulan atau gabungan baik itu suatu benda atau barang, hewan maupun manusia dalam suatu wadah tertentu.
  • Organisasi : adalah sekumpulan orang-orang yang mempunyai tujuan yang sama dalam suatu wadah tertentu dan biasanya bersifat formal serta bernaungan hukum.
  • Komunitas :  adalah sekumpulan orang-orang yang mempunyai kesamaan seperti sifat, hobi dan lain-lain. Biasanya bersifat informal, cenderung bebas dan tidak mempunyai tujuan yang jelas atau sekedar ekspresi jiwa, tergantung chemistry anggota-anggotanya.
  • partai politik adalah organisasi politik yang menjalani ideologi tertentu atau dibentuk dengan tujuan khusus. Definisi lainnya adalah kelompok yang terorganisir.
  • Pergerakan Mahasiswa.
          Mahasiswa merupakan salah satu kekuatan pelopor di setiap perubahan di negeri ini. Dan  mahasiswa melalui gerakan-gerakan mahasiswa. telah berhasil mengambil peran yang signifikan dengan terus menggelorakan energi “perlawanan” dan bersikap kritis membela kebenaran dan keadilan. Gerakan mahasiswa walaupun sering berbeda-beda ideologinya namun tetap menjalankan fungsinya untuk terus bersikap kritis danmenyuarakan perubahan ke arah yan lebih baik.
          Berbagai macam gerakan mahasiswa tumbuh di negeri ini termasuk gerakan mahasiswa dari mahasiswa muslim. Adalah satu bukti sejarah bahwa pergerakan mahasiswa muslim tidak bisa dipandang remeh dalam mengawal perjalanan bangsa ini. Bahkan, dapat dikatakan mahasiswa muslim menjadi energi yang konsisten dalam tribulasi pergerakan mahasiswa di Indonesia. Dari waktu ke waktu, dalam berbagai wadahnya, gerakan mahasiswa muslim menjadi pagar betis yang berdiri dibarisan terdepan dalam mengawal perubahan demi perubahan.
          perjalanan sejarah Indonesia terdapat beberapa organisasi mahasiswa ekstra kampus yang cukup menonjol, yaitu HMI Dipo (Himpunan Mahasiswa Islam), PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia), IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah), HMI MPO (Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi) dan KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia).
          Tapi sangat disayangkan sekali, The Eco blash adalah perkumpulan multikulturalisme yang tidak hanya di isi oleh mahasiswa saja. Akan tetapi beragam lapisan sosial, sehingga lengkaplah sudah warna yang timbul dari perkumpulan ini.
          Kami juga selaku Tim Materi akan memberi sedikit materi mengenai perbedaan Ormas dan Parpol sehingga teman2 peserta rapat dapat mengetahui perbedaannya. Dan peserta rapat pun dapat memilih dari sekian pilihan mana yang pantas untuk kemajuan The Eco Blash, dan mana yang sesuai dengan cita-cita dari The Eco Blash.
           Sebelum lebih jauh membahasnya saya akan menjabarkan apa itu Ormas atau Organisasi massa dan Parpol atau Partai Politik. Menurut kutipan dari Wikipedia Indonesia Organisasi massa atau disingkat ormas adalah suatu istilah yang digunakan di Indonesia untuk bentuk organisasi berbasis massa yang tidak bertujuan politis. Bentuk organisasi ini digunakan sebagai lawan dari istilah partai politik. Ormas dapat dibentuk berdasarkan beberapa kesamaan atau tujuan, misalnya: agama, pendidikan, sosial. Fungsi Ormas menurut Wikipedia lebih lanjut adalah sebagai sarana penyalur aspirasi anggota, dan sebagai sarana komunikasi sosial timbal balik antar anggota dan/atau antar Organisasi Kemasyarakatan, dan antara Organisasi Kemasyarakatan dengan organisasi kekuatan sosial politik, Badan Permusyawaratan/Perwakilan Rakyat, dan Pemerintah.
          Lalu apa itu Politik dan fungsinya samakah dengan organisasi massa atau ormas?? Menurut Wikipedia Indonesia Sebuah partai politik adalah organisasi politik yang menjalani ideologi tertentu atau dibentuk dengan tujuan khusus. Definisi lainnya adalah kelompok yang terorganisir yang anggota-anggotanya mempunyai orientasi, nilai-nilai, dan cita-cita yang sama. Tujuan kelompok ini ialah untuk memperoleh kekuasaan politik dan merebut kedudukan politik – (biasanya) dengan cara konstitusionil – untuk melaksanakan kebijakan-kebijakan mereka.
          Banyak sekali pilihan yang dapat dipilih untuk menentukan masa depan The Eco Blash kedepannya. Karena hidup ini adalah pilihan, setiap peserta rapat bisa mengutaran setiap pendapatnya mengenai arah perkumpulan ini.


Syukron Ala Ihtimamikum, Nun wal qalami wama yasturun. Wassalamualaikum w.w

Apa itu The Eco

Mau di Bawa Kemana The Eco ?                                                                                                                 #Tim Materi Rapat

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum, w.w.
            Alhamdulillahirabbil’alamin selalu terucap sebagai hamba Allah yang selalu dipenuhi oleh nikmat-nikmatNya yang tak terhitung jumlahnya serta bagian khalifah yang tak luput dari dosa dan kesalahan. Pertama dan paling utama marilah terus kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah mengijinkan kita untuk tetap berada di bumi yang mega ini dalam kondisi yang tidak kurang suatu apapun serta masih mampu menggerakkan kekuasanNya untuk menghadirkan matahari sebagai sumber cahaya dalam kehidupan. Semoga kita selalu termasuk hamba yang selalu bersyukur dan tidak kufur terhadap nikmatNya. Shalawat teriring salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabiyullah Muhammad SAW yang sampai detik ini beliau masih tetap memancarkan cahaya tauladan diseluruh pelosok dunia dan semoga kelak kita mendapatkan syafaat diyaumil akhir.
            “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” (Q.s. Ali Imran [3]: 104). Itulah arti dari salah satu ayat Al-Qur’an yang mengajak kita semua sebagai Umat Islam pada khususnya untuk berkumpul/berorganisasi demi sesuatu yang positif. Dalil al-Qur’an tersebutlah yang mempertegas bahwa kerja bersama atau gotong royong akan lebih mudah dari pada bekerja sendiri-sendiri. Nah, sekali lagi mengapa munculah suatu perkumpulan yang di namakan The Eco, karena dengan gotong royong lah seseorang di katakana menjadi orang yang beruntung seperti apa yang dikatakan oleh firman allah dalam surat Ali Imron ayat 104.
            Mengapa harus The Eco yang dijadikan suatu jembatan agar dapat mengamalkan surat Ali Imron. Tentunya setiap anggota harus mengetahui awal dan bagaimana sepak terjang The Eco sampai saat ini. Seperti pepatah lama mengatakan “Tak Kenal Maka Tak Sayang”.
            Sejarah The Eco. Kami dari Tim Materi kali ini telah mengambil beberapa referensi mengenai awal muncul suatu perkumpulan ini sampai di beri nama The Eco kemudian di revisi kembali menjadi The Eco Blash, dari beberapa sumber yang kopenten. Dan kami telah merangkumkannya untuk para peserta Rapat semua. Berikut gambaran umum mengenai The Eco Blash
            Berawal dari beberapa siswa aktif SMK Kes. Bhakti Kencana Subang yang mempunyai Visi, Misi, dan pemikiran yang sama untuk membentuk suatu perkumpulan yang akan mempermudah mereka semua untuk melakukan aktifitas yang positif. Bisa dikatakan perkumpulan ini suatu geng2 siswa yang selalu berkumpul bersama untuk menciptakan sesuatu yang berguna bagi mereka sendiri, bahkan untuk lingkup yang lebih luas ‘Bagi Bangsa dan Negara’.
            Para anggota The Eco Blash tidak hanya memiliki Visi dan Misi yang sama, akan tetapi lebih dari itu. Mereka memulainya dari suatu kesamaan dalam kegiatan Ekstra Kulikuler yang hampir sama. Misalnya Osis, Paskibra, Padus, Futsal, dan lain sebagainya. Dari kesamaan kegiatan diluar kegiatan belajar ini, tumbuhlah suatu kebersamaan yang tak terhalang oleh jalur Nasab atau ikatan darah. Tak terhalang oleh perbedaan geografis dan budaya yang mereka bawa secara individual. Merekalah saudara yang tak memandang dari mana dan dari siapa mereka berasal. Sekali lagi merekalah yang memotivasi anggotanya untuk meraih sukses bersama tanpa rasa lelah dan letih.
            Multikulturalisme mewarnai perkumpulan tersebut. Setiap anggota mewakili setiap kebudayaan dan kekhasan dari setiap daerah yang ada di kabupaten subang. Mulai dari ujung utara Kecamatan Pamanukan sampai ujung paling selatan Kabupaten Subang, Kecamatan Kasomalang. Dari setiap daerah memang memiliki kekhasan tersendiri, dan itu dijadikan sebuah pelangi yang mewarnai perkumpulan tersebut. Seperti contohnya anggota yang berasal dari Cikaum memiliki karakteristik dan tata bahasa yang lebih keras dibandingkan anggota perkumpulan yang berasal dari kasomalang ataupun subang.
           Sikap Toleransilah yang mendasari perkumpulan tersebut sehingga bisa bertahan sampai sekarang. Insya ALLAH inilah saatnya kita buktikan bahwa perkumpulan The Eco Blash namanya tak akan tergantikan dan akan terus berkembang menjadi suatu perkumpulan yang GO INTERNASIONAL. Walaupun banyak yang menghina, mendera, bahkan mencaci bahwa nama dari perkumpulan ini kurang keren, kurang mecing, terlalu sederhana, dan banyak kurangnya, bahkan sampai ada yang mengatakan perkumpulan ini adalah perkumpulan siswa banci yang namanya alay seperti boyband Korea. Sekali lagi saya mewakili segenap pencetus perkumpulan The Eco Blash mengatakan “Kamilah Orang Tuli Yang Akan Menghiraukan Kata2 Yang Tak Bermanfaat”.
            Memang benar sekali kalau ada yang mengatakan kalau nama perkumpulan ini terlalu sederhana. Sesederhana bagaimana cara menamainya. TehEco lah yang menginspirasi para pencetus perkumpulan The Eco Blash untuk membentuk ikatan yang terlihat namanya dan jelas Eksistensinya, tak hanya melalui ikatan batin saja mereka berkumpul tapi untuk menunjukan kepada dunia dikalau mereka memang ada, dan mereka bisa merubah sesuatu yang ada didekat mereka. Mereka seperti TehEco yang menyegarkan di hari yang panas suasana kampus SMK Kes. Bhakti Kencana. Tak hanya sekedar hobi minum TehEco dikantin sekolah, tapi mereka dapat mengambil makna yang tersirat dari obrolan, candaan serta gurauan yang ditemani segelas TehEco di tangan mereka.
            Siapakah para pencetus itu ? merekalah Dicky Sugiono, Agung PA, Jafar Sidiq, Fariz Nizar, Ulva, Wahyan Si Nayhaw, Ardiansyah, Tedi Rustandi dan beberapa teman yang tidak mau di sebut namanya. Merekalah yang konsisten membawa The Eco Blash sampai saat ini.
          Dari keseriusan untuk menghasilkan perubahan seperti partai Nasdem (Gerakan Perubahan) mereka mulai mengajak orang-orang disekitarnya untuk berFastabiqul Khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan) sehingga menghasilkan buah yang dapat dipetik hasilnya. Semakin banyaklah yang bersedia untuk berFastabiqul Khairot bersama. Sampai besarlah nama The Eco Blash di SMK Kes. BK subang…
***
          Tapi akhirnya mereka dipisahkan oleh suatu cita-cita luhur yang tidak bisa digapai pada lubang yang sama dan tempat yang sama pula. Perpisahan Paturay Tineung menjadi peresmian awal vakumnya perkumpulan The Eco Blash. Walaupun senyum merona karena bisa LULUS dari jenjang SMK dan dapat lanjut ketahap selanjutnya, tetapi mereka tidak bisa melanjutkan kebersamaan mereka di perkumpulan The Eco Blash.
            Itu bukan akhir dari segalanya. Pada tgl. 21 agustus 2015 bertempat di Rumah Makan Congcot Kalijati mereka dapat berkumpul untuk berdiskusi dan merumuskan kembali mengenai kelanjutan kisah yang sempat tertunda. Babak Baru mulai dirancang. Kertas putih menjadi siap ditulis dengan tujuan yang baru. Sekarang anggota The Eco menyadari bahwa akan pentingnya ikatan UKHWAH antar sesama. Setahun sudah cukup untuk memisahkan meraka dari kebersamaan.
          Dari gagasan beberapa orang muncullah gagasan untuk membangkitkan kembali The Eco Blash. Tedi Rustandi, Agung Purnama Aji, Irna Maulidia SD, Dicky Sugiono, Zulva Hijrian, Fariz Nizar, Syifa, Ardiansyah, Ulva, Novian Arri Suhada mengajak anggota The Eco Blash untuk berkumpul bersama mendiskusikan, menuangkan pemikiran dan gagasan untuk membangun pondasi The Eco Blash yang sempat Porakporanda karena ulah para pelakunya.
          Kami selaku tim materi (tedi Rustandi dan Fariz Nizar) akan coba membantu anggota The Eco Blash semua untuk memberikan sebuah pelayanan berupa materi yang di butuhkan agar pada saat membangun pondasi The Eco Blash, peserta rapat semua dapat dengan mudah menanamkan material2 berupa gagasan dan pemikiran kedalam pondasi The Eco Blash.
          Komitmen adalah suatu kunci utama dalam kekokohan pondasi, dan niat yang kuat adalah poin utama untuk memulainya. Seperti dalam sebuah hadist :
عن أمير المؤمنين أبي حفص عمر بن الخطاب رضي الله عنه قال سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول ” إنما الأعمال بالنيات , وإنما لكل امرئ ما نوى , فمن كانت هجرته إلى الله ورسوله فهجرته إلى الله ورسوله , ومن كانت هجرته إلى دنيا يصيبها و امرأة ينكحها فهجرته إلى ما هاجر إليه “-  متفق عليه –
Dari Amirul Mukminin Abu Hafsh, Umar bin Al-Khathab radhiyallahu ‘anhu, ia berkata : “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Segala amal itu tergantung niatnya, dan setiap orang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Maka barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu kepada Allah dan Rasul-Nya. Barang siapa yang hijrahnya itu Karena kesenangan dunia atau karena seorang wanita yang akan dikawininya, maka hijrahnya itu kepada apa yang ditujunya”.

            Terima Kasih bagi para peserta Konferensi The Eco Blash I, mohon maaf apabila ada kesalahan dalam menyampaikan materi.
Billahi fi sabillil haq,
Fastabiqul Khairot, berlomba-lombalah dalam kebaikan
Nun Wal Qolami Wama Yasthurun, demi pena dan apa yang mereka tuliskan
Wassalamualaikum wr.wb